Halo, Sobat Panara! ????
Sudah siap belum nih menyambut musim pendaftaran sekolah kedinasan tahun ini? Salah satu primadona yang selalu ramai peminat pastinya adalah Politeknik Statistika STIS. Wajar aja sih, siapa yang nggak tergiur dengan fasilitas kuliah gratis plus jaminan ikatan dinas menjadi CPNS di Badan Pusat Statistik (BPS)?
Tapi ingat, persaingan masuk ke kampus biru ini terkenal ketat banget. Modal nekat saja nggak cukup, kamu butuh strategi dan pemahaman mendalam soal alur pendaftarannya biar nggak gugur konyol cuma karena masalah administrasi.
Buat kamu yang sudah memantapkan hati membidik kursi di STIS tahun 2025/2026, jangan bingung lagi cari info sana-sini. Berikut ini rangkuman lengkap tahapan pendaftaran STIS mulai dari jalur masuk, syarat, hingga cara daftarnya yang wajib kamu simak sampai habis!
Jalur Pendaftaran STIS
Untuk di Tahun Akademik 2025/2026, ada beberapa jalur penerimaan mahasiswa di STIS, yaitu Jalur Reguler, Jalur Afirmasi Kewilayahan dan Jalur Pembibitan. Berikut penjelasan terkait beberapa jalur tersebut:
A. Jalur Reguler
Jalur ini merupakan jalur penerimaan mahasiswa baru untuk semua lulusan SMA/SMK/MA di seluruh Indonesia. Jalur ini nantinya akan mengisi formasi di Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian/Dinas/Instansi lainnya.
B. Jalur Afirmasi Kewilayahan
Jalur ini dikhususkan untuk mahasiswa baru putra-putri yang ada berasal dari Provinsi Papua dan Papua Barat, dan nantinya jalur ini akan mengisi formasi di bagian Badan Pusat Statistik (BPS) di wilayah tersebut.
C. Jalur Pembibitan
Nah, untuk jalur ini, penerimaan mahasiswa baru akan dilakukan melalui mekanisme kerja sama dengan Pemerintah Daerah yang nanti dari jalur pembibitan ini akan mengisi formasi pegawai di pemerintah daerah tempat mitra kerja sama.
Persyaratan Mengikuti Seleksi STIS
Sebelum kamu memutuskan untuk mengikuti seleksi di STIS, kamu harus memenuhi beberapa syarat berikut:
A. Persyaratan Umum
1. Sehat Jasmani, Rohani, dan Bebas Narkoba;
2. Tidak Buta Warna. Bagi kamu yang menggunakan kacamata atau lensa kontak minus, hal tersebut bisa diberikan toleransi jika masih di bawah ukuran 6 dioptri;
3. Minimal Lulusan atau siswa kelas 12 SMA/MA/SMK semua jurusan;
4. Nilai Matematika A dan Nilai Bahasa Inggris minimal 80(skala 1 s.d. 100) pada ijasah/nilai rapot semester ganjil kelas 12;
5. Minimal umur 16 tahun dan maksimal umur 22 tahun untuk mengikuti seleksi STIS (per 1 September 2025);
6. Belum menikah dan bersedia untuk tidak menikah selama masih mengikuti pendidikan hingga nantinya dilantik PNS;
7. Tidak sedang menjalankan tugas dinas dari instansi atau lembaga lain;
8. Belum Pernah menjadi mahasiswa di STIS;
9. Jika sudah dinyatakan lulus seleksi, peserta harus bersedia untuk mematuhi semua peraturan yang berlaku di STIS serta menandatangani Surat Perjanjian Ikatan Dinas (SPID).
10. Jika sudah lulus pendidikan, peserta harus bersedia ditempatkan sesuai dengan wilayah yang sudah disetujui saat pendaftaran dan tidak diperbolehkan untuk pindah penempatan dengan alasan apapun selama 7 (Tujuh) Tahun, kecuali ada kebutuhan organisasi.
B. Syarat Khusus untuk Jalur Afirmasi Kewilayahan
Untuk Jalur ini yang ditujukan untuk orang asli Papua, yaitu mereka yang berasal dari rumpun ras Melanesia yang terdiri atas suku-suku asli Papua & atau mereka orang yang sudah diterima dan diakui sebagai orang asli Papua oleh Masyarakat Adat Papua, nantinya bisa dibuktikan dengan Surat Keterangan Orang Papua yang diperoleh dari Majelis Rakyat Papua.
C. Persyaratan Khusus untuk Jalur Pembibitan
1. Untuk peserta yang berdomisili dikabupaten mitra pembibitan , nanti akan diverifikasi dengan menunjukkan KTP/KK;
2. Dan untuk peserta yang memiliki orang tua ( ayah kandung & atau ibu kandung ) yang lahir atau berdomisili di kabupaten mitra pembibitan, nanti bisa akan diverifikasi dengan menggunakan akta kelahiran atau bisa dengan KK/KTP orang tua.
Sistem Seleksi
Berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 20 Tahun 2021 tentang Seleksi Penerimaan Mahasiswa/Praja/Taruna Sekolah Kedinasan pada Kementerian atau lembaga, untuk seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2025/2026 akan dilaksanakan melalui tahapan sebagai berikut:
A. Diumumkan Penerimaan
B. Melakukan Pendaftaran dan Seleksi Administrasi
C. SKD (Seleksi Kompetensi Dasar)
D. Seleksi Lanjutan:
1. Seleksi Lanjutan Tahap I ( Matematika )
2. Seleksi Lanjutan Tahap II (Psikotes dan Wawancara)
3. Seleksi Lanjutan Tahap III (Kesehatan dan Kebugaran)
E. Pengumuman Hasil Akhir Seleksi
*Catatan: Setiap Tahap seleksi berlaku sistem gugur.
Panduan Pembayaran Pendaftaran
1. Saat proses pendaftaran, nantinya peserta akan dikenakan biaya Rp. 300.00,- (tiga ratus ribu rupiah) sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2024 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada BPS. Nah, biaya tersebut sudah mencakup biaya Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2024 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak.
2. Untuk Panduan dan Metode Pembayaran, kamu bisa lihat lengkapnya di https://spmb.stis.ac.id/site/pendaftaranId
3. Jika sudah melakukan pembayaran, selanjutnya peserta akan diminta untuk mengunggah bukti pembayaran di https://spmb.stis.ac.id.
4. Seluruh biaya yang sudah dibayarkan, termasuk biaya administrasi atau seleksi tidak bisa ditarik kembali dengan alasan apapun.
5. Perlu diingat! Politeknik Statistika STIS tidak akan mengenakan biaya lain, apapun itu, selain biaya pendaftaran tadi.
Prosedur Pendaftaran STIS
1. Untuk prosedur pertama, peserta harus menyiapkan dokumen-dokumen dibawah:
- Pas Foto
- Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Identitas lainnya
- Kartu Keluarga (KK)
- Akta Kelahiran
- Untuk yang masih kelas 12, siapkan rapot atau ijasah kelas 12 semester ganjil
- Untuk peserta yang mendaftar melalui jalur afirmasi kewilayahan, diminta untuk menyiapkan Surat Keterangan Orang Asli Papua
- Dan untuk peserta yang mendaftar melalui jalur pembibitan akan diminta untuk mengumpulkan KTP/KK/Akta Kelahiran Orang Tua.
2. Mengakses Portal atau Website DIKDIN SSCASN di alamat https://dikdin.bkn.go.id dan membuat akun dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK);
3. Jika akun sudah selesai dibuat, silahkan login kembali ke portal Dikdin SSCASN menggunakan NIK dan password yang sudah didaftarkan tadi;
4. Setelah login, silahkan pilih sekolah kedinasan "Politeknik Statistika STIS" dan melengkapi data atau dokumen yang jadi persyaratannya.
5. Jika sudah melengkapi dokumen persyaratannya, silahkan dicek ulang lagi dan dicetak bukti pendaftarannya.
6. Selanjutnya, kunjungi website SPMB Politeknik Statistika STIS di https://spmb.stis.ac.id dan login menggunakan NIK dan Password yang sama dengan yang digunakan di website DIKDIN SSCASN tadi;
7. Lakukan Verifikasi email, lengkapi data, dan unggah beberapa dokumen persyaratan yang diperlukan.
8. Menunggu hasil seleksi administrasi, dan bagi peserta yang lulus seleksi administrasi, selanjutkan akan mendapatkan kode billing untuk membayar biaya seleksi yang sesuai dengan panduan pembayaran.
9. Jika sudah mendapatkan kode billing dan sudah melakukan pembayaran, silahkan login lagi ke website SPMB Politeknik Statistika STIS untuk mengunggah bukti pembayaran yang sesuai dengan kode billing tadi dan tunggu sampai pembayaran terverifikasi.
10. Jika Pembayaran sudah terverifikasi, peserta bisa mencetak Kartu Tanda Peserta Ujian Masuk (KTPUM) pada portal SPMB Politeknik Statistika STIS;
11. Lanjut mencetak Kartu Ujian SKD melalui website DIKDIN SSCASN, untuk waktunya nanti akan diumumkan di website SPMB Politeknik Statistika STIS;
12. Terakhir, mengikuti seleksi sesuai dengan waktu dan lokasi yang akan diumumkan melalui website SPMB Politeknik Statistika STIS dengan membawa KTPUM dan Kartu Ujian SKD.
Nah, itu dia rincian lengkap mengenai tahapan pendaftaran STIS 2025/2026. Memang kelihatannya prosesnya panjang dan syaratnya cukup detail, tapi percayalah, semua usaha itu bakal sebanding kok kalau nanti nama kamu tercantum di daftar kelulusan akhir.
Satu tips terakhir, sering-sering cek website resmi secara berkala. Kadang ada perubahan jadwal atau info teknis mendadak yang nggak boleh kamu lewatkan.
Semoga tahun ini jadi rezeki kamu untuk bergabung menjadi bagian dari Politeknik Statistika STIS. Salam Perjuangan!