AKADEMI ANGKATAN LAUT DAN SEJARAHNYA

AKADEMI ANGKATAN LAUT DAN SEJARAHNYA

Anda punya permasalahan terkait mencari Jasa Bimbel TNI dan POLRI yang terpercaya? Anda bingung bagaimana cara menyelesaikannya? Anda tidak perlu bingung lagi mengatasi masalah tersebut. Anda bisa menggunakan jasa Panara Course. Dengan mempercayakan masalah tersebut kepada kami. Tentunya dengan dibantu oleh tenaga ahli yang terpercaya dan profesional di bidangnya. Dijamin segala keresahan dan permasalahan Anda akan tuntas dengan cepat. Tentunya hasilnya pun akan memuaskan. Sebelum membahas lebih lanjut simak dulu artikel di bawah ini.

Sebelum bernama Akademi Angkatan Laut, AAL dulu bernama Institut Angakatan Laut (IAL). Penasaran ga sih bagaimana sejarah Akademi Angkatan Laut atau yang sering disebut AAL?

Seputar Akademi Angkatan Laut

Akademi Angkatan Laut (AAL) merupakan sebuah lembaga pendidikan yang diperuntunkkan pada calon TNI Angkatan Laut. Akademi Angkatan Laut ini terletak di Krembangan, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia. Akademi ini menjadi tempat pencetak calon TNI Angkatan laut yang unggul dan berkualitas. Secara organisasi, Akademi Angkatan Laut berada di bawah naungan TNI Angkatan Laut dan pembinaan Akademi TNI oleh pemimpin yang disebut Gubernur Akademi Angkatan Laut. Sebutan untuk Taruna AAL adalah “Kadet” yang merupakan siswa lulusan Sekolah Menengah Atas atau sederajat. Akademi ini merupakan sebuah sekolah ikatan dinas sehingga biaya ditanggung oleh pemerintah selama 4 tahun masa pendidikan. Setelah menempuh pendidikan di Akademi Angkatan Laut, “Kadet” akan dilantik menjadi Perwira Pertawa berpangkat Letnan Dua dan berhakn menyandang predikat sarjana yaitu S.ST. Han atau Sarjana Terapan Pertahanan. Kadet tidak diperbolehkan untuk menikah selama masa pendidikan di Akademi Angkatan Laut.

Sejarah Akademi Angkatan Laut

Pada tahun 1951, Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) membuka sebuah lembaga pendidikan yang bernama Institut Angkatan Laut (IAL) berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertahanan Nomor : D/MP/279/1951 tanggal 28 Juni 1951 yang memuat progam pendidikan ALRI yang dilaksanakan secara mandiri. Secara Internal pendidikan di IAL sudah dimulai pada tanggal 10 September 1951 dengan Komandan IAL pertama adalah Mayor Pelaut R. S. Hadiwinarso. Akan tetapi, IAL baru diresmikan oleh Presiden R.I Soekarno pada hari Rabu, 10 Oktober 1951, pukul 04.50 WIB. Peresmian pembukaan IAL yang berlokasi di Morokrembangan Surabaya atau yang dikenal dengan nama Bumi Moro ini disaksikan oleh para pejabat Pemerintah R.I, antara lain Menteri Pertahanan Sultan Hamengkubuwono IX, Sekjen Kementerian Pertahanan Mr. Ali Budiharjo, Menteri Penerangan Arnold Monotutu, Kasad Kolonel Simatupang, KSAL Kolonel R. Soebijakto, KSAU Komodor Suryadarma, Gubernur, Pembesar Militer dan Sipil Jawa Timur.

Pada saat awal berdiri, IAL membuka 3 jurusan atau korps yaitu, Korps Navigasi, Korps Teknik Mesin dan Korps Administrasi. Lama pendidikan di Institut Angkatan Laut yaitu pada angkatan I selama 3 tahun yang terdiri dari pembelajaran teori selama 2 tahun dan pembelajaran praktik selama 1 tahun. Pada pembelajaran teori, sebagian besar diberikan oleh anggota Misi Militer Belanda (MMB) dan banyak menggunakan bahasa Belanda. Sedangkan untuk penggemblengan watak dan fisik diberikan oleh pihak ALRI sendiri. Satu tahun kemudian, pada penerimaan angkatan II ditambah dua korps yaitu Korps Komando (KKO) dan Korps Elektronika. Pada tanggal 13 Desember 1956 nama Institut Angkatan Laut resmi diubah menjadi Akademi Angkatan Laut (AAL) dengan sistem pembelajaran tetap 3 tahun. Pada tahun 1961 AAL karena masa pendidikan dianggap terlalu singkat maka sistem pembelajarannya diubah menjadi 4 tahun masa pendidikan. Persentase pembelajaran yang diberikan yaitu 73% pembelajaran praktik/latihan serta teori kemiliteran angkatan lautan (profesi) serta 27% pengetahuan akademik (IPTEK). Sedangkan lima korps yang ada pada angkatan awal akan dilebur menjadi tiga korps, yaitu korps pelaut (gabungan korps pelaut, teknik, dan elektro), korps Administrasi, dan korps Komando. Tiga kesatuan korps ini disebut dengan “sistem laut”. Menjelang akhir dari periode ini sistem laut dengan tiga korps disempurnakan lagi menjadi sistem jurusan terbatas (Limited Line System) atau dinamakan “Sistem Cikar Kemudi” yang hanya terdiri dari korps Pelaut dan Marinir. Sistem ini hanya menghasilkan angkatan ke XI dan seluruh angkatan XII dan XIII. Pada angkatan XIV dan XV sistem kembali diubah menjadi empat korps, yakni korps Pelaut, korps Teknik, korps Elektronika, dan korps Komando.

Pada tahun 1965 tepatnya tanggal 16 Desember Akademi Angkatan Laut diubah namanya menjadi Akademi Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) yang menghapuskan lembaga pendidikan militer sebelumnya seperti AMN, AAL, AAU dan AAK. Akademi Angkatan Laut menjelma menjadi AKABRI bagian laut yang diresmikan dengan diselenggarakannya upacara pembukaan tahun akademi AKABRI tingkat I yang berlokasi di Magelang, Jawa Tengah. Periode ini menghasilkan lulusan angkatan ke XVI s/d angkatan ke XXXI. Namun, berdasarkan Keputusan Pangab No. Kep/29/X/1984, tanggal 10 November 1984, AKABRI Bagian Laut berubah menjadi Akademi TNI Angkatan Laut (AAL) yang dikenal sampai sekarang.

Terima kasih Anda telah bersedia mengunjungi website Panara Course. Jika Anda tertarik untuk begabung menggunkan jasa kami, Anda hanya perlu menghubungi nomor telepon atau whatsapp yang telah tertera. Anda bisa percayakan Jasa Bimbel TNI dan POLRI kepada kami. Dijamin Anda tidak akan menyesal karena Anda akan mendapatkan hasil yang diinginkan. Kami tunggu kerja samanya.

Recent Posts
WA WhatsApp
CALL Call